P PENGARUH WAKTU DAN MASSA ADSORBEN KULIT PISANG DALAM PENGOLAHAN LIMBAH CAIR LAUNDRY PENGARUH WAKTU DAN MASSA ADSORBEN KULIT PISANG DALAM PENGOLAHAN LIMBAH CAIR LAUNDRY
Main Article Content
Abstract
Limbah kulit pisang sangatlah banyak dan berbahaya apabila tidak melakukan pengolahan terlebih dahulu. Kulit pisang mengandung air dalam jumlah besar yaitu mencapai 68,90 %, unsur yg terkandung dalam kulit pisang yaitu karbohidrat sebesar 18,50 %, kulit pisang dapat dijadikan sebagai karbon aktif, hasil yang didapat untuk karbonisasinya mencapai 96,56% (Masriatini, 2020). Salah satu alternatif pengolahan yang dapat dilakukan yaitu dengan menjadikan kulit pisang sebagai karbon aktif menggunakan metode adsorpsi limbah cair laundry. Limbah laundry sangatlah berbahaya bagi kelangsungan hidup manusia terutama pada sistem perairan masyarakan yang di timbulkan akibat adanya kandugan surfaktan pada limbah laundry. Salah satu alternatif pengolahan limbah laundry yang di lakukan adalah dengan metode adsorpsi menggunakan karbon aktif dari kulit pisang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji laju penurunan daya serap surfaktan menggunakan karbon aktif dari campuran kulit pisang dengan menggunakan limbah laundry, massa adsorben (10 g, 20 g, dan 30 g) dan waktu (1 jam, 2 jam 3 jam). Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa daya serap karbon aktif terhadap limbah laundry Hasil penelitian menunjukan bahwa Analisa daya serap surfaktan dari 9 sampel adsorbsi semuasampel memenuhi standar SNI 06-3730-1995 max. 0,3. Dan hasil terbaik di dapat pada sampel 30 g 3 jam sebesar 2,047 dan efisiensi penurunan surfaktan sebesar 6,23%.
Article Details
Section
Articles