P PENGARUH JUMLAH BIOAKTIVATOR EM4 DAN WAKTU FERMENTASI PADA PUPUK ORGANIK CAIR DARI LIMBAH BIOMASSA

Main Article Content

Ani Melani Mardwita Mardwita Robiah Robiah Permata Nadia Dinda

Abstract

Limbah (sampah) merupakan permasalahan yang serius di Indonesia, termasuk limbah organik yang di dalamnya terkandung berbagai unsur hara yang dibutuhkan tanaman. Tetapi limbah organik tersebut tidak bisa langsung di aplikasikan pada tanaman melainkan harus diuraikan senyawa organiknya agar dapat lebih mudah diserap oleh tanaman yaitu menjadi pupuk organik cair. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian bioaktivator EM4: Molase serta variasi variabel waktu fermentasi hari ke-10, 20, dan 30 pada pembuatan pupuk organik cair dari limbah daun singkong, batang pisang, dan sabut kelapa apakah sesuai dengan standar mutu pupuk organik cair menurut Standard Nasional Indonesia (SNI). Untuk masing-masing limbah daun singkong dan batang pisang sebanyak 600 g, ditambahkan 6 liter air, lalu diberi bioaktivator EM4 dan molase (EM4 sebanyak 10%, 15%, dan 20% terhadap bahan baku). Untuk sabut kelapa sebanyak 400 g, ditambahkan 4 liter air, lalu diberikan bioaktivator EM4 dan molase (EM4 sebanyak 10%, 15%, dan 20% terhadap bahan baku). Ketiga bahan baku tersebut dimasukkan ke dalam toples bertutup secara terpisah lalu difermentasikan secara anaerob selama 10, 20, dan 30 hari. Dari penelitian yang telah dilakukan, pH terbaik dari bahan baku daun singkong, batang pisang, dan sabut kelapa didapat pada hari fermentasi ke-10 berturut-turut yaitu sebesar 4,28; 5,29; dan 4,96. Sedangkan kadar N terbaik dari daun singkong pada pemberian EM4 sebanyak 20% pada hari ke-30 sebesar 3,7317%, P terbaik dari batang pisang pada pemberian EM4 sebanyak 20% pada hari ke-30 sebesar 2,9689%, sedangkan K terbaik dari sabut kelapa pada pemberian EM4 sebanyak 20% pada hari ke-30 sebesar 7,3380% dan memenuhi standar mutu pupuk organik cair. Analisa kandungan nitrogen, posfor, dan kalium dari pupuk organik cair hasil penelitian dipengaruhi oleh penambahan jumlah EM4 dan lamanya waktu fermentasi.

Article Details

Section
Articles