E EFEKTIVITAS PERUBAHAN NILAI FE DAN MN MENGGUNAKAN METODE ELEKTROKOAGULASI DALAM PENGOLAHAN AIR ASAM TAMBANG EFEKTIVITAS PERUBAHAN NILAI FE DAN MN MENGGUNAKAN METODE ELEKTROKOAGULASI DALAM PENGOLAHAN AIR ASAM TAMBANG

Main Article Content

Muchtar Arifin Lina Rianti Meisa Maharani

Abstract

Logam berat, misalnya besi (Fe) dan mangan (Mn), terkandung dalam limbah air asam tambang, yang dapat mencemari lingkungan dan membahayakan makhluk hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan bagaimana nilai besi dan magnesium berubah ketika metode menggunakan elektrokoagulasi diterapkan pada air asam tambang, mengetahui bagaimana variasi tegangan memengaruhi perubahan nilai tersebut, dan mengetahui seberapa efektif metode elektrokoagulasi dalam mengubah nilai besi dan magnesium. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yaitu dengan proses penelitiannya langsung dengan melakukan eksperimental di Laboratorium Politeknik Akamigas Palembang. Hasil dari penelitian ini yang mana penelitian ini menggunakan waktu dan arus yang sama yaitu 30 menit dan arus listrik 2 ampere. Kadar Fe (besi) pada tegangan 12 V (1,25 mg/L), tegangan 20 V (1,10 mg/L), tegangan 24 V (1,17 mg/L) dan tegangan 30 V (0,86 mg/L) sedangkan hasil kadar Mn (mangan) semuanya sama yaitu < 0.01 mg/L. Tegangan paling efektif untuk menurunkan kadar Fe adalah 30 V selama 30 menit, menghasilkan kadar Fe akhir sebesar 0,86 mg/L. Pada saat yang sama, kadar Mn dapat diturunkan dengan sukses hingga kurang dari 0,01 mg/L pada seluruh variasi tegangan. Ini menunjukkan bahwa perawatan tegangan apa pun memiliki tingkat keberhasilan yang sama terhadap Mn. Oleh karena itu, kandungan logam berat dalam air asam yang berasal dari
tambang dapat dikurangi dengan metode elektrokoagulasi.

Article Details

Section
Articles