A ANALISIS PERBANDINGAN KUANTITAS BATUBARA MENGGUNAKAN METODE PENGUKURAN SITUASI DETAIL DI PIT DAN STOCK ROM PT SELAMAT JAYA ANALISIS PERBANDINGAN KUANTITAS BATUBARA MENGGUNAKAN METODE PENGUKURAN SITUASI DETAIL DI PIT DAN STOCK ROM PT SELAMAT JAYA
Main Article Content
Abstract
Kehilangan batubara selama proses penambangan merupakan hal yang umum terjadi dan dapat berdampak pada efisiensi produksi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan perusahaan adalah dengan melakukan monitoring dan pengukuran untuk mengetahui besarnya deviasi kuantitas batubara antara area pit dan stock rom. Berdasarkan hasil monitoring dan pengukuran, dapat ditentukan kuantitas kehilangan yang terjadi dan usaha yang mungkin dapat dilaksanakan dalam rangka mengurangi kehilangan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa jumlah batubara di pit dan di stock rom, mengetahui selisih kuantitas batubara yang ada di pit dan juga di stock rom, serta mengetahui faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya selisih diantara kedua tempat tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui pengukuran situasi detail menggunakan alat total station Sokkia CX-103 dan pengolahan data dengan perangkat lunak Software Surpac vission 6.3.2. Berdasarkan data yang diukur di lapangan didapatlah hasil kuantitas batubara yang berada di pit sebesar 14.396,76 MT sedangkan batubara yang berada di stock rom sebesar 13.202,3 MT maka didapatlah selisih kuantitas batubara sebesar 1.194,46 MT atau sekitar 9% yang dimana hasil tersebut melebihi toleransi perusahaan sebesar 3%. Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya selisih kuantitas batubara yang berada di pit dan stock rom yaitu kurang efektifnya penempatan foresight, backsight, dan prisma, batubara menjadi bahan timbunan di stock rom, tidak ada penutup belakang vessel dump truck, jalan hauling yang tidak rata, batubara menjadi bahan timbunan di stock rom, ukuran batubara yang besar.
Article Details
Section
Articles