ANALISIS SEDIMEN EKSTRASI UNTUK PENDUGAAN PENCEMARAN DAS CIKAYAMBANG DAN DAS CIAYANG MENGGUNAKAN METODA KEMAGNETAN BATUAN

Main Article Content

Trimadona Trimadona Agustine Eleonora

Abstract

Mineral magnetik merupakan salah satu indikator terjadinya pencemaran lingkungan yang direpresentasikan oleh prosentase kandungan mineral Fe. Semakin tinggi kandungan Fe semakin besar kemungkinan suatu daerah tercemar. Pada penelitian ini daerah kajian dipilih DAS Cikayambang dan DAS Ciayang Kabupaten Garut Jawa Barat. Tiap DAS diambil 5 sampel dan 1 sampel pada pertemuan DAS tersebut. Analisis dilakukan perkedalaman 5 cm pada setiap titik sampel.


Sampel dianalisis menggunakan metoda suseptibilitimeter. Dari hasil analisis ini, DAS Cikayambang mempunyai: mineral magnetik  kandungan Fe paling tinggi adalah mineral magnetite (Fe3O4) kandungan Fe 72% di titik A1, A2,A3, A4 sedangkan pada DAS Ciayang: mineral maghemite (Fe2O3) kandungan Fe 70% di titik B1, B2, B5.

Article Details

How to Cite
Trimadona, T., & Eleonora, A. (2017, December 31). ANALISIS SEDIMEN EKSTRASI UNTUK PENDUGAAN PENCEMARAN DAS CIKAYAMBANG DAN DAS CIAYANG MENGGUNAKAN METODA KEMAGNETAN BATUAN. Jurnal Teknik Patra Akademika, 8(02), 48-52. Retrieved from http://jurnal.pap.ac.id/index.php/JTPA/article/view/54
Section
Articles